ORGANISASI PROFESI

PERKUMPULAN PARAMEDIK VETERINER INDONESIA
( PAVETI )

Profil

Perkumpulan Paramedik Veteriner Indonesia (PAVETI) merupakan satu-satunya induk organisasi profesi bagi tenaga kesehatan hewan non-dokter hewan di Indonesia.

Organisasi ini berdiri pada 4 Februari 2000 melalui Deklarasi Nasional Paramedik Veteriner se-Indonesia dalam Pertemuan Nasional di Graha Wisata, TMII Jakarta, dengan nama awal Ikatan Paramedis Veteriner Indonesia (IPAVETI). Deklarasi tersebut dikukuhkan oleh Direktur Jenderal Peternakan Departemen Pertanian saat itu dan dihadiri berbagai unsur pembina serta organisasi profesi kedokteran hewan.

Pada tahun 2016, IPAVETI resmi berbadan hukum dan berganti nama menjadi PAVETI berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM Nomor AHU-0076900.AH.01.07.TAHUN 2016. Sejak saat itu, PAVETI berperan sebagai organisasi profesi yang independen dengan landasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta Kode Etik, dalam membina dan meningkatkan profesionalisme serta kesejahteraan paramedik veteriner di seluruh Indonesia.

01

PROFESIONAL

Profesional buat paramedik veteriner itu bukan cuma jago skill di lapangan, tapi juga tahu batas kewenangan, taat SOP dan kode etik, serta bisa dipercaya dalam setiap tindakan. Kerja rapi, tanggung jawab, terus upgrade ilmu, dan tetap solid bareng tim demi hewan yang sehat dan masyarakat yang aman. Jadi bukan sekadar kerja, tapi bawa nama profesi dengan penuh integritas.

02

SOLIDER

Solider itu bukan cuma kompak, tapi satu frekuensi dan saling back-up tanpa drama. Di dunia paramedik veteriner, solider berarti saling dukung, saling jaga nama baik profesi, dan bareng-bareng naik level demi pelayanan terbaik buat hewan dan masyarakat. Karena kalau jalan sendiri itu cepat, tapi kalau bareng itu lebih kuat.

03

MANDIRI

Mandiri itu bukan sok bisa, tapi tahu kapasitas dan berani tanggung jawab. Sebagai paramedik veteriner, mandiri berarti siap turun lapangan, ambil keputusan sesuai kompetensi dan SOP, tetap koordinasi sama dokter hewan, dan nggak nunggu disuruh buat kasih pelayanan terbaik. Upgrade skill jalan terus, kerja cerdas, kerja tuntas.

Paramedik veteriner itu tenaga kesehatan hewan yang jadi garda depan di lapangan. Mereka punya skill buat bantu penanganan kesehatan hewan, mulai dari perawatan, pencegahan penyakit, sampai edukasi ke peternak, sesuai kewenangan dan tetap kolaborasi sama dokter hewan. Untuk jadi paramedik veteriner, minimal harus punya latar pendidikan di bidang kesehatan hewan seperti SMK Keswan, Diploma Kesehatan Hewan/Paramedik Veteriner, dan terus upgrade kompetensi lewat pelatihan atau sertifikasi. Intinya, ini profesi teknis yang butuh ilmu, skill, dan tanggung jawab.

Scroll to Top